Global industrial control system spare parts manufacturer
Siapa yang Memimpin Industri Kontrol Industri: Insinyur AI atau PLC? Sep 09, 2024

Dengan popularitas teknologi AI generatif seperti ChatGPT, teknologi ini tidak hanya menunjukkan potensi yang tiada habisnya di media sosial dan kreasi sastra, namun juga secara diam-diam mengubah lanskap dunia industri. Integrasi teknologi ini tidak lagi terbatas pada otomatisasi tradisional, namun menimbulkan tantangan disruptif terhadap seluruh model produksi industri dan ekosistem bisnis.


Penerapan AI generatif di bidang otomasi industri menjadi kekuatan pendorong utama untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Terutama kombinasi AI dan pengontrol logika terprogram (PLC) telah membuka babak baru. Di era baru transformasi digital ini, perusahaan tidak hanya harus fokus pada efisiensi pengoperasian peralatan mekanis di lini produksi, namun juga mementingkan peran strategis kecerdasan buatan sebagai alat baru dalam otomasi industri. Pengenalan AI mendorong seluruh industri menuju masa depan yang lebih cerdas, efisien, dan fleksibel.


Revolusi pemrograman PLC yang dipicu oleh teknologi AI di bidang otomasi industri memang telah mendorong para insinyur untuk merenungkan karir masa depan mereka: “Apakah saya akan digantikan oleh AI?” Tidak perlu terlalu khawatir mengenai masalah ini, setidaknya pada tahap ini, AI belum mampu sepenuhnya menggantikan insinyur manusia.



Pertama, pemrograman PLC tidak hanya membutuhkan akumulasi pengetahuan kelistrikan, otomasi, dan pemrograman yang mendalam, namun juga dukungan pengalaman di lokasi. Meskipun AI secara teoritis dapat mempelajari pengetahuan ini melalui data dalam jumlah besar, intuisi dan pengalaman manusia tetap tidak tergantikan ketika dihadapkan pada tugas-tugas yang kompleks atau tidak standar. Pembelajaran AI bergantung pada sejumlah besar data pelatihan, dan para insinyur dapat dengan cepat merespons situasi tak terduga dengan pengalaman praktis yang kaya.

Kedua, tanggung jawab insinyur kelistrikan jauh melampaui pemrograman PLC. Instalasi, debugging, pemeliharaan, dan pemecahan masalah peralatan memerlukan keterampilan operasional yang mahir dan kemampuan beradaptasi di lokasi yang fleksibel, yang saat ini tidak dapat dicapai oleh AI. Keterampilan komprehensif para insinyur menentukan posisi inti mereka di lingkungan industri.

Terakhir, sebagai alat bantu pemrograman, AI bukanlah pengganti, melainkan penolong. Hal ini dapat meringankan beban para insinyur yang menulis kode dalam jumlah besar, sehingga memberi mereka lebih banyak waktu untuk fokus pada pekerjaan bernilai tinggi seperti optimalisasi peralatan dan peningkatan proses. Pengenalan AI sebenarnya telah meningkatkan makna dan nilai pekerjaan para insinyur, memungkinkan mereka memainkan peran di tingkat yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, AI dan insinyur bukanlah pesaing, melainkan mitra kolaboratif. Insinyur dengan keterampilan AI akan memiliki daya saing yang lebih kuat dan prospek karir yang luas. Merangkul teknologi AI dan meningkatkan kemampuan diri adalah pilihan terbaik untuk mengikuti perkembangan zaman.
Ayo kerja sama
terjebak dalam kerusakan kritis situasi? Moore Automation memberikan segudang layanan kepada klien di seluruh Globe. Hubungi kami hari ini untuk mengetahui How Tim berpengalaman kami dapat membantu Anda meminimalkan waktu henti
Hubungi kami

Tinggalkan pesan

Tinggalkan pesan
Jika Anda tertarik dengan produk kami dan ingin mengetahui lebih detail, silakan tinggalkan pesan di sini, kami akan membalas Anda sesegera mungkin

Rumah

Produk

whatsapp